Kontraktor Fire Alarm System

 Keywords: Kontraktor Fire Alarm System,Fire Alaram, Jual Apar,Jaul Apar 3kg,Jual Apar 3kg co2,Fire Alarm System,Jual Reafilly Apar,Jual Fire Extinguisher,Fire Alarm Panel,Fire Alarm, Fire Detector,fire Smoke Sysyem, Fire Protection,Fire Kitchen,isi Ulang Apar,Jual Apar Kecil,

Kebakaran tidak dapat diprediksi oleh siapa pun. Setiap bangunan atau tempat bisa saja mengalami bencana ini. Maka dari itu akan lebih baik jika ada alat yang bisa digunakan untuk memberikan peringatan dini. Salah satunya fire alarm System.Fire Alarm System berfungsi untuk memberikan tanda bahaya (alert) bila terjadi potensi kebakaran dan kebocoran gas dengan mendeteksi gumpalan asap (smoke detector), temperatur tinggi (heat detector), adanya gas yang berbahaya (gas detector), Flame Detector, dan Flame Detector.

Bertanya & Konsultasi?
Produk & Jasa Kami
Lihat Semua
Halaman Kontak
Menuju Halaman

 

Jenis-Jenis Fire Alarm System:

  1. Smoke Detector

Untuk jenis ini akan mulai bekerja jika terdeteksi adanya asap. Jika asap tersebut telah lebih dari batas toleransi maka alarmnya akan langsung berbunyi. Dibandingkan dengan fire alarm lain jenis smoke detector ini adalah yang paling cepat bekerja.

Apabila di sebuah ruangan terdapat banyak kertas misalnya di gudang makanan, gudang kertas, dan lain sebagainya maka cocok menggunakan fire alarm ini

  1. Heat Detector

Jenis alarm pencegah kebakaran ini akan berbunyi apabila terjadi kenaikan panas dari sebuah ruangan. Biasanya paling banyak digunakan karena akan langsung bekerja apabila temperatur ruangan lebih panas atau berubah secara cepat.

  1. Gas Detector

Apabila terjadi kebocoran gas maka alarm ini akan memberikan peringatan supaya orang-orang bisa mencegah lebih cepat sebelum kebakaran terjadi. Jenis gas umum yang dapat terdeteksi antara lain LNG, elpiji, juga gas kimia yang beracun.

Fire alarm ini lebih ideal digunakan pada tempat yang terdapat banyak gas seperti lokasi pertambangan, pabrik, dapur, dan lain sebagainya.

  1. Fix Temperature

Fire alarm jenis fix temperature cocok digunakan pada tempat yang hawanya sudah lumayan panas seperti pada bagian basement, genset, bengkel las, dan lain sebagainya. Indikator fire alarm ini akan aktif apabila terjadi peninggian temperatur yang tidak langsung panas.

  1. Flame Detector

Alat ini sensitif salah kali terhadap radiasi dari sinar ultraviolet yang berasal dari nyala api. Flame detector bisa lebih cepat dalam merespon serta akurat jika dibandingkan dengan heat detektor, dan smoke detector. Karena itu memang dibuat khusus sebagai pendeteksi api.

Jenis air alarm ini akan lebih baik jika digunakan pada berbagai tempat yang mudah terbakar misalnya pom bensin, dan pabrik. Tempat yang paling tidak cocok menggunakan flame detector adalah bengkel las, atau tempat yang sering terkena percikan api lainnya.

Itu dia berbagai jenis fire alarm yang biasa digunakan pada berbagai tempat. Untuk dapat memasang fire alarm tersebut ada banyak hal yang dibutuhkan. Antara lain manual push button, master control fire alarm, detector, alarm bell, dan indicator lamp.

Kontraktor Untuk Memasang Fire Alarm

Seperti yang sudah disebutkan di atas untuk memasang sebuah fire alarm tidak bisa dilakukan sembarangan karena ada banyak sekali komponen yang digunakan. Anda membutuhkan jasa kontraktor fire alarm untuk melakukan tugas ini.

Jika takut salah memilih mengenai sistem alarm yang digunakan maka tidak perlu khawatir karena para kontraktor fire alarm akan melakukan pemasangan dan pemilihan komponen-komponen lainnya sendiri sehingga Anda hanya perlu menunggu mereka selesai bekerja hingga sistem alarm bisa digunakan.

Bertanya & Konsultasi?
Produk & Jasa Kami
Lihat Semua
Halaman Kontak
Menuju Halaman

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian